"Waktu yang Membuatku Cantik Karena setiap garis di wajah adalah cerita yang patut dirayakan."
Ada sesuatu yang begitu indah ketika seorang perempuan berdamaikan dengan waktu. Ketika kecantikan tidak lagi dimaknai sebagai kulit tanpa cela, namun sebagai perjalanan yang penuh cinta, perjuangan, keberanian, dan keteguhan untuk terus bertumbuh. Jackie Kezia—seorang ibu, perempuan pekerja, dan perempuan yang menjalani hidup dengan sepenuh hati—menjadi perwujudan nyata dari filosofi tersebut.
Dalam kampanye SIXperience Duvaderm, ia menjadi salah satu wajah inspiratif yang membuktikan bahwa kecantikan awet muda bukan tentang menolak usia, melainkan memeluknya. Bukan tentang menghapus kerutan wajah, tetapi memahami bahwa setiap garis adalah pesan lembut: “Aku pernah hidup. Aku pernah bahagia. Aku masih terus bertumbuh.”
“Time is the artist that shapes my story.”
Ia mengucapkannya dengan begitu tenang, sambil menatap kamera seolah ia sedang berbicara pada dirinya di masa lalu—atau pada perempuan lain yang mungkin sedang takut melihat perubahan di kulitnya.
Babak Baru Seorang Perempuan yang Tidak Takut Menjadi Nyata
Jika dilihat dari luar, Jackie Kezia mungkin tampak seperti banyak perempuan lainnya. Namun di balik senyumnya yang lembut, ada perjalanan panjang yang membentuknya menjadi dirinya yang hari ini. Ia bekerja di dunia entertainment sejak muda. Muncul di sinetron, berjalan di runway, menjadi wajah di berbagai pemotretan.
Lalu hidup mengajarkannya babak lain: menjadi seorang ibu rumah tangga. Peran yang sering kali tidak terlihat kamera, tetapi justru menunjukkan kekuatan paling tulus dari seorang perempuan.
“Aku Jackie Kezia. Aku seorang ibu rumah tangga. Semua aku kerjain. Mau main sinetron, foto model, catwalk, masak, bikin masakan.”
Ia menjalankan segalanya dengan bangga. Bukan tentang bisa melakukan semuanya sempurna, melainkan bagaimana ia memberikan hatinya pada setiap peran yang ia jalani.
Waktu mengubah ritme hidupnya—dan dari sanalah ia menemukan keindahan baru. Kerutan kecil di sekitar mata saat ia tertawa bersama keluarganya. Garis halus di dekat bibir yang menjadi bukti bahwa ia banyak tersenyum. Ia tidak menolak perubahan itu. Ia menerimanya sebagai bagian dari kisah yang utuh.
“I am who I am today because of what time has given me.”
Ada kedewasaan yang terasa ketika ia mengucapkan itu. Tidak ada ketakutan. Tidak ada penyangkalan. Hanya rasa syukur yang begitu hangat.
Dalam cara ia berbicara, terlihat jelas bahwa Jackie memahami bahwa waktu bukan musuh. Waktu adalah teman perjalanan yang membantunya menjadi versi yang lebih baik setiap harinya. Pengalaman membuat kepercayaan dirinya tumbuh. Kasih sayang memperhalus tutur katanya. Dan pengetahuan menjaga ia tetap bergerak maju.
Kulitnya mencerminkan itu semua. Molecular skincare seperti Duvaderm Ageless Peptide Serum menjadi bagian dari rutinitas self care yang ia pilih—bukan untuk terlihat muda kembali, tetapi untuk menjaga kesehatan kulitnya agar tetap kuat dalam melalui setiap fase hidup.
Teknologi peptides yang bekerja hingga ke struktur terdalam kulit membantu regenerasi kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan dini. Tidak heran jika produk ini disebut banyak orang sebagai “Botox in a Bottle”—solusi elegan tanpa prosedur invasif bagi perempuan yang ingin merawat kulit dengan cara cerdas.
Ageless Peptide Serum tidak hanya merawat kulit, tetapi juga merawat rasa percaya diri.
Kerutan: Bukti Aku Pernah Dicintai
Jackie memandang tanda-tanda waktu dengan cara yang begitu puitis.
“They are proof that I have been lived. I have been loved.
I’m so grateful for each season of my life.”
Kalimat itu seperti surat cinta pada dirinya sendiri.
Banyak perempuan diajarkan untuk takut pada garis halus dan perubahan kulit. Namun Jackie Kezia mengubah narasi itu. Baginya, kerutan wajah bukan kekurangan, melainkan simbol pengalaman. Simbol cinta. Simbol tawa. Simbol hari-hari penuh syukur.
Ketika ia menyentuh kulit wajahnya, bukan rasa cemas yang hadir. Melainkan apresiasi. Karena ia tahu: kecantikan terindah seorang perempuan tidak pernah datang dari kulit yang mulus—melainkan dari hidup yang dijalani sepenuh hati.

Self Care sebagai Ritual Menerima Diri
Sebagai perempuan yang menjalankan banyak peran, Jackie belajar bahwa merawat diri bukan egois, melainkan bentuk penghormatan pada hidup yang ia jalani. Ada momen setiap malam ketika ia berdiri di depan cermin, mengoleskan serum anti penuaan yang ia percayakan. Saat itu, ia berbicara pada dirinya sendiri dengan lembut: “Terima kasih sudah berjuang hari ini.”
Self care menjadi ruang pribadi yang tidak bisa diambil oleh siapapun. Saat ia menyentuh kulitnya sendiri, ia tidak sekadar merawat—ia mengingatkan dirinya bahwa ia pantas merasa baik dan pantas merasa cantik.
Cantik tidak harus muda. Cantik adalah sehat, kuat, dan hidup.
Duvaderm memperkuat keyakinan itu melalui No Gimmicks, Just Science—pendekatan skincare berbasis riset yang memberikan hasil nyata, bukan sekadar janji.
SIXperience: Merayakan Perempuan yang Bertumbuh
Tahun ke-6 Duvaderm bukan sekadar perayaan brand. Tapi penghormatan kepada perempuan Indonesia yang menjalani hidupnya dengan keberanian, cinta, dan kematangan.
Jackie hadir sebagai wajah yang mengingatkan bahwa awet muda adalah tentang energi hidup, bukan angka usia. Waktu mengasah karakternya menjadi lebih lembut sekaligus lebih kuat. Dan dari sana, keanggunan sejati lahir.
Menjadi Cantik dengan Caranya Sendiri
Dalam matanya, kecantikan bukan tujuan akhir. Ia adalah perjalanan panjang yang membentuk empati, kekuatan, dan penerimaan diri. Fisik berubah seiring waktu, tetapi cahaya seorang perempuan justru semakin menonjol ketika ia mencintai dirinya apa adanya.
Time doesn’t take beauty away.
Time reveals the beauty that has been there all along.
Melalui Jackie Kezia, kita belajar bahwa:
Menjadi awet muda bukan berarti tetap seperti dulu.
Menjadi awet muda berarti tetap mencintai diri—kemarin, hari ini, dan esok.
Timeless Beauty, Powered by Peptides
Duvaderm percaya bahwa setiap perempuan memiliki kecantikannya sendiri. Dengan dukungan Ageless Peptide Serum dan inovasi peptides dalam molecular skincare, setiap perempuan dapat menjaga kulitnya tetap sehat dan elastis—seiring usia yang terus berjalan.
Tidak ada yang perlu disembunyikan. Tidak ada yang perlu ditutupi. Keindahan hidup justru terlihat ketika kita berani menunjukkan perjalanan kita.
Karena kecantikan yang tidak lekang oleh waktu bukan tentang kembali muda, tetapi tentang terus bertumbuh dengan anggun—sama seperti Jackie Kezia.